September 2012
1 post
2 tags
Kamus Alit Bahasa Bali
Akhirnya, tuntas kamus alit ini kubuat. Kamus ini sengaja kurealisasikan sepulang dari Bali awal Agustus lalu supaya pengalaman bahasa Bali yang saya dapat di sana tidak hilang ditelan bumi. Kenapa baru sekarang, dan bukan sesaat setelah dari Bali tulisan ini kubuat? Jawabannya, saya harus riset kecil-kecilan via Internet dan buku untuk memastikan informasi yang akan saya sampaikan ini benar....
April 2012
1 post
3 tags
ᮘᮥᮠᮚ ᮏᮩᮀ ᮕᮩᮎᮀ
ᮠᮤᮏᮤ ᮌᮙ᮪ᮘᮁ ᮘᮥᮠᮚ ᮏᮩᮀ ᮕᮩᮎᮀ ᮔᮥ ᮓᮤᮘ᮪ᮒᮥᮔ᮪ ᮊᮥ ᮃᮘ᮪ᮓᮤ ᮒᮤ ᮌᮧᮌᮨᮜ᮪.
ᮞᮊᮓᮀ ᮘᮥᮠᮚ ᮊᮩᮁ ᮙᮧᮚᮔ᮪ ᮓᮤ ᮞᮤᮞᮤ ᮝᮜᮥᮀᮍᮔ᮪. ᮏᮧᮜ᮪ ᮞᮊᮓᮀ ᮕᮩᮎᮀ.
“ᮛᮦᮊ᮪ ᮔᮇᮔ᮪ ᮞᮊᮓᮀ ᮕᮩᮎᮀ ᮊ ᮓᮤᮉ? ᮛᮦᮊ᮪ ᮙᮜᮤᮀ ᮎᮄ, ᮑ? ᮓᮤ ᮜᮩᮝᮩᮀ ᮉᮝᮩᮂ ᮎᮄ. ᮓ ᮠᮜᮧᮓᮧ ᮕᮤᮞᮔ᮪.”
ᮏᮝᮘ᮪ ᮕᮩᮎᮀ, “ᮊᮥᮛᮤᮀ ᮙᮂ ᮒᮛ ᮍᮤᮔᮥᮙ᮪ ᮓᮩᮄ ᮎᮄ ᮝᮜᮥᮀᮍᮔ᮪. ᮊᮧᮙᮧ ᮃᮚᮩᮔ ᮊᮩᮁ ᮞᮃᮒ᮪. ᮑ ᮒᮩ ᮍᮩᮔᮂ ᮑ ᮊᮤᮛᮥᮂ. ᮃᮚᮩᮔ ᮙᮠᮂ ᮍᮤᮔᮥᮙ᮪ ᮒᮦᮂ ᮎᮄ ᮊᮜᮕ. ᮑ ᮘᮨᮛᮨᮞᮤᮂ ᮑ ᮍᮩᮔᮂ. ᮃᮙᮤᮞ᮪.”
“ᮛᮦᮊ᮪ ᮔᮇᮔ᮪ ᮃᮒᮥᮂ ᮊᮓᮤᮉ?”...
January 2012
2 posts
2 tags
Lembah Oya
Tempat ini pertama kali saya dengar dari teman sekelas waktu SMK yang tinggal di dekat situ, sebut saja Baba, bukan nama sebenarnya. Dia cuma bilang sekilas dan tidak ngiklan waktu itu, jadinya ya saya biasa saja. Sebelum ke situ, saya juga pernah melihat foto-foto lembah ini dari teman saya yang lain, sebut saja Hamzah, katanya sih untuk tugas kulitinta. Dari semua foto-fotonya yang saya tangkap,...
1 tag
Bausastra alit
Iki mung sebagèyan tembung aran sing kerep dienggo nèng dhaèrah Yogyakarta, utamané Bantul. Akèh tembung nèng kéné sing pancèn klebu nèng bausastra Jawa baku, kawit basa Jawa Yogyakarta pancèn didadèkaké dhialèk baku basa Jawa. Ning, ana barang sing ora ana nèng bausastra. Sing tak nèi tandha * artiné kuwi ora ana utawa beda jenengé karo sing nèng bausastra sing tak duwèni. Aksara e (Huruf...
December 2011
1 post
1 tag
October 2011
2 posts
1 tag
Bukan Buta Huruf
Diila otutu wanu bahasa-bahasa lo lipu botiya helo’iyaliyo bo tutuwawuwa, sababu timi’idu lo etnis o bahasa limongoliyo ngota-ngota, tuheta mowali mopotoheto tanggulo Bhinneka Tunggal Ika lo lipu botiya. Tonu Bhinnekaliyo wanu bahasa liyo bo tutuwawuwa? Mowali uyito tilanggulantho Tunggal Ika wawu Bhinnekaliyo bo yinggilalo? Uyito bo mowali wanu te Adolf Hitler ta lowali olongiya lo lipu botiya....
August 2011
2 posts
1 tag
Why I stay writing this
This morning I tried to write using my vernacular and traditional alphabet compiled by Javanese ancestors years ago. We call our vernacular Basa Jawa and the alphabet Hanacaraka. Actually, I am envious for what India government does on their vernaculars and alphabets which are still functionated for public uses. Our government, Indonesian government, seems careless about theirs even though about...
2 tags
Tes Aksara Jawa di aplikasi office
Kemarin, saya iseng-iseng buka artikel Javanese language di Wikipedia Bahasa Inggris. Di situ ada tulisan aksara Jawa, bisa terbaca di Mozilla, namun terbaca kotak-kotak di Google Chrome.
Sebenarnya sebelumnya saya sudah tahu tentang font Unicode Aksara Jawa, namun ketika saya coba untuk mengetik, tidak menghasilkan tulisan yang sempurna, alias cacat. Sebenarnya di petunjuk penulisan, aplikasi...
July 2011
3 posts
4 tags
Prambanan!!
Hari ini saya menepati janji saya berminggu-minggu sebelamunya, yaitu mengajak saudara perempuan dari Palopo jalan-jalan ke Prambanan. Kebetulan juga dia libur kerja hari ini dan saya tidak ada janji dengan teman. Jadi saya rasa hari ini memang waktu yang tepat, karena saudaraku memang ingin sebelum Ramadhan.
Kami berangkat hampir pukul 9 dari rumah menuju Prambanan dengan naik motor, hanya...
2 tags
Namung Seratan Bab Basa Dhaérah
Tiyang Indhonésiya menika arupi sami. Sami-sami priyantun Austronésia ing dhaérah Kilén Indhonésiya lan Mélanésia ing dhaérah Wétan. Saking menika, leres menawi kita sedanten sinebat abebrayan setunggal lan sanésipun. Seratan menika mboten badhé micara bab kalih ras kasebat, ananging bab bebasan. Sanadyan sesadhérék, priyantun ing nagari menika kapérang ing atusan ricikan étnis mawi basa ingkang...
1 tag
June 2011
8 posts
3 tags
If you talk to a man in a language he understands, that goes to his head. If you...
– Nelson Mandela
3 tags
3 tags
3 tags
Aksara Pallawa
Tahun lalu, Bang Wawan Supriadi di Kompasiana pernah menulis tentang aksara Pallawa setelah saya beri tahu tautan mengenai itu. Dia bahkan dengan senang hati membuatkan font bagi kita. Ini tulisannya Mengenal Aksara Pallawa. Hari ini, melalui Madya Indonesia, saya dipertemukan dengan gambar-gambar milik Lutfi Syarifudin yang merupakan tulisan tangannya dalam aksara Pallawa, alihaksara pun ia...
1 tag
4 tags
3 tags
4 tags
May 2011
5 posts
3 tags
Foto-foto 27 Mei 2006, dari berbagai sumber.
2 tags
3 tags
Mentawai Tatto Revival. Agak marah dengan pemerintah NKRI setelah lihat film dokumenter ini.
5 tags
3 tags
April 2011
4 posts
3 tags
2 tags
1 tag
3 tags
Bahasa dan Pengetahuan Lokal, Antara Abadi atau...
Kremun, Tlethik, Gremis, Udan, Prahara. Ada yang tahu arti kata-kata tersebut? Kata-kata tersebut merupakan istilah dari bahasa Jawa. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, 3 kata terakhir jelas ada padanannya, sementara dua kata pertama? Sejauh ini saya belum menemukannya. Ini hanya satu kasus keunikan bahasa. Tidak semua kata atau istilah dalam suatu bahasa memiliki padanan dalam bahasa...
February 2011
5 posts
2 tags
5 tags
4 tags
3 tags
3 tags
December 2010
1 post
5 tags
Basis data untuk bahasa yang terancam punah
Lagi-lagi dari Twitter saya mendapatkan tautan menarik. Kali ini tentang basis data khusus bahasa-bahasa yang terancam punah. Singkat cerita, dulu saya pernah memberikan tautan di tembok Facebook tentang bahasa-bahasa di Nusantara (baca: Indonesia). Masih ingat berapa jumlah bahasa daerah di Indonesia? Jangan terkejut, jumlahnya 719 bahasa daerah. Jumlah terbanyak kedua di dunia setelah Papua...
November 2010
2 posts
4 tags
Foto-foto ini saya ambil dalam perjalanan dari Yogyakarta ke Kebumen dengan mengendarai sepeda motor seorang diri. Setelah berhari-hari melihat dampak Erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta, inilah pertama kalinya saya melihat dampak erupsi di luar Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Purworejo dan Kebumen, Jawa Tengah.
3 tags
Erupsi terbesar kedua terjadi pada dini hari 5 November 2011. Karena saat itu angin berhembus dari utara ke selatan, maka abu vulkanik berhembus ke selatan, ke arah Sleman, Yogyakarta, dan Bantul. Ini foto yang saya ambil di Kasongan, Sewon, Bantul, tepatnya 35 km dari puncak Merapi.